.
lalu aku berlalu
tak mengerti yang kau isi
lalu bagian itu menunggu
dieksekusi dan ternyata keliru
terlanjur pergi
terlanjur meratapi
terlanjur mengerti
sepertinya kau tidak suka
dengan yang kubaca
meski hanya sekedar wacana
hal yang biasa
yang seperti orang lain kata
ku tak menuju
ku tak memacu
mengalir saja
bergulir saja
biar yang lain tak sapa
biar yang lain tak memuja
karena aku menduga
sepertinya kau tidak suka
karena aku merasa
sepertinya kau tidak suka
Wednesday, January 07, 2009
DZIKIR PEMABUK
.
aku benar
yang kulakukan benar
yang lain tidak benar
tak perlu benar
tak usah benar
kalau bisa kubeli benar
berapapun besar panjar
benar benar
aku benar benar
tak bisa salah
masa kini aku benar
selalu dan akan benar
alam mendukungku untuk membenarkan
lingkungan memaksaku untuk membenarkan
aku mengebiri benar benar
menjadi semakin liar
aku benar benar benar
yang tak sadar adalah benar
tak perlu risau jika ternyata tak benar
karena benar itu hambar
maka dari itu kukejar
mengejar benar
benar benar mengejar
aku benar
yang kulakukan benar
yang lain tidak benar
tak perlu benar
tak usah benar
kalau bisa kubeli benar
berapapun besar panjar
benar benar
aku benar benar
tak bisa salah
masa kini aku benar
selalu dan akan benar
alam mendukungku untuk membenarkan
lingkungan memaksaku untuk membenarkan
aku mengebiri benar benar
menjadi semakin liar
aku benar benar benar
yang tak sadar adalah benar
tak perlu risau jika ternyata tak benar
karena benar itu hambar
maka dari itu kukejar
mengejar benar
benar benar mengejar
LOGIKA TERBALIK
.
tak kurasa waktu
tak kurasa palsu
hanya menuju
dan ternyata keliru
tak kuhitung langkah
tak kuhitung lelah
hanya mengalah
dan ternyata salah
tak kujawab tanya
tak kujawab dilema
hanya mengeja
dan ternyata kecewa
tak kupugar isi
tak kupugar mimpi
hanya menguji
dan ternyata mati
tak kurasa waktu
tak kurasa palsu
hanya menuju
dan ternyata keliru
tak kuhitung langkah
tak kuhitung lelah
hanya mengalah
dan ternyata salah
tak kujawab tanya
tak kujawab dilema
hanya mengeja
dan ternyata kecewa
tak kupugar isi
tak kupugar mimpi
hanya menguji
dan ternyata mati
FIGUR AYAH
.
si bungsu merengek pada pagi
adakah pengganti mimpi
jika dia menikmati
kehilangan yang merasuk
menutup tiap pintu masuk
meski ada yang mengetuk
mencari yang seperti
yang serupa dilewati
dihakimi sendiri
karena yang lain mengisi
dihasut jarak dan dimensi
tak dihapus memori
biar sampai tinggi
sampai terhapus sidik jari
sosok itu takkan lari
hanya sembunyi
dibalik figur figur pencari
tergantung pada kata kunci
mawas diri
si bungsu merengek pada pagi
adakah pengganti mimpi
jika dia menikmati
kehilangan yang merasuk
menutup tiap pintu masuk
meski ada yang mengetuk
mencari yang seperti
yang serupa dilewati
dihakimi sendiri
karena yang lain mengisi
dihasut jarak dan dimensi
tak dihapus memori
biar sampai tinggi
sampai terhapus sidik jari
sosok itu takkan lari
hanya sembunyi
dibalik figur figur pencari
tergantung pada kata kunci
mawas diri
Friday, December 26, 2008
Nol Intervensi
dia lanjutkan yang kurajut
dengan nol kata-kata
dia ambil yang akan terbuang
dengan tangan kotornya
bertubi-tubi mencampuri
yang dia tak berhak
karena sesuatu
miliknya begitu dekat
fisikal terlihat
menarik seperti magnet
dia datang untuk meneruskan
mengganti kosong pikiran
seakan yang terakhir
dengan nol kata-kata
dia ambil yang akan terbuang
dengan tangan kotornya
bertubi-tubi mencampuri
yang dia tak berhak
karena sesuatu
miliknya begitu dekat
fisikal terlihat
menarik seperti magnet
dia datang untuk meneruskan
mengganti kosong pikiran
seakan yang terakhir
lalai (2)
.
hari hari yang berat
dan semua yang mengikat
apa yang aku dapat?
mata tak cermat
mengawasi celah pekat
kemudian lalai menguat
jatuh di waktu yang tepat
semua berhenti bernyanyi
semua berhenti meng-amin-i
semua berhenti menyadari
kubaca pikiranmu lewat lagu yang kau putar
ada yang tidak terkatakan lalu binasa karena kata
pada mulut yang bahaya
semua keluar begitu saja
digerakkan oleh apa?
seperti eksekusi
kemudian mati
tak terasa sudah terisi
aku mati sementara waktu
tinggalkan pesan didepan pintu
jika kau ingin masuk ketuk dulu
tapi jangan bawa hati itu
karena didalamnya kemewahanku ; sudut pandang baru
hari hari yang berat
dan semua yang mengikat
apa yang aku dapat?
mata tak cermat
mengawasi celah pekat
kemudian lalai menguat
jatuh di waktu yang tepat
semua berhenti bernyanyi
semua berhenti meng-amin-i
semua berhenti menyadari
kubaca pikiranmu lewat lagu yang kau putar
ada yang tidak terkatakan lalu binasa karena kata
pada mulut yang bahaya
semua keluar begitu saja
digerakkan oleh apa?
seperti eksekusi
kemudian mati
tak terasa sudah terisi
aku mati sementara waktu
tinggalkan pesan didepan pintu
jika kau ingin masuk ketuk dulu
tapi jangan bawa hati itu
karena didalamnya kemewahanku ; sudut pandang baru
Saturday, December 13, 2008
pagi pembunuh mimpi
.
dia pagi
asuhan matahari
tak berhati
karena dingin mencari
kemudian pergi
meninggalkan isi
menanggalkan pasti
merampas mimpi
................
dia pagi
asuhan matahari
tak berhati
karena dingin mencari
kemudian pergi
meninggalkan isi
menanggalkan pasti
merampas mimpi
................
Thursday, November 20, 2008
orang kalah di jaman gaul
sesukamu sajalah
takkan ada masalah
karena aku kalah
mereka bilang aku tak kalah
mereka bilang aku benar mengalah
tapi dia ingin aku kalah
tapi dia tak pernah salah
tak pernah merasa bersalah
dan telah berubah
kebutuhan berubah
silahkan mencaci
silahkan memaki
kata itu tak henti
dipikirnya sendiri
sedang aku...
orang kalah biasa yang tak keliru
dan berhasil berseteru
melewati jalan buntu
tapi tetap saja dianggap keliru
takkan ada masalah
karena aku kalah
mereka bilang aku tak kalah
mereka bilang aku benar mengalah
tapi dia ingin aku kalah
tapi dia tak pernah salah
tak pernah merasa bersalah
dan telah berubah
kebutuhan berubah
silahkan mencaci
silahkan memaki
kata itu tak henti
dipikirnya sendiri
sedang aku...
orang kalah biasa yang tak keliru
dan berhasil berseteru
melewati jalan buntu
tapi tetap saja dianggap keliru
MATH-mati
hanya ada sikap matematic benar dan salah bertambah berkurang merugikan tak cukup dilempar lalu dibunuh dienyahkan diluluhlantakkan ditiup bagai debu lalu terbang terkubur menyatu dengan tanah basah imajinasi dieksekusi harihari menjadi pagi pagimu bukan pagiku karena aku malam senja rumahku jangan acuh karena keliru menjebak terjebak begitu rumit menjelma fisika lalu kimia menjalar dalam tubuh acuh pada yang jauh bagaimanapun aku akan mati keluar dari segala mimpi menepi di pesisir bagian akhir mengalir tak akan cukup dan kau menjadi kadangkadang lari hindari isi yang mengisi itu aku yang mengaku aku lalu dia mencampuri hitungan mundur aku melaju melawan arah dan kau senang
keja-tuhan
adakah yang akan kutunjukkan?
sedang hanya kosong
adakah yang akan kujelaskan?
sedang hanya kosong
adakah yang akan kubukakan?
sedang hanya kosong
dibohongi seperti angin
berlalu dengan dingin
dihapusnya kemarin
yang dekat yang menang
tapi dia bukan tuhan
bukan keduanya
dan aku hanya meredam, kata menjatuhkan
dan aku hanya meredam, sikap menjatuhkan
sedang hanya kosong
adakah yang akan kujelaskan?
sedang hanya kosong
adakah yang akan kubukakan?
sedang hanya kosong
dibohongi seperti angin
berlalu dengan dingin
dihapusnya kemarin
yang dekat yang menang
tapi dia bukan tuhan
bukan keduanya
dan aku hanya meredam, kata menjatuhkan
dan aku hanya meredam, sikap menjatuhkan
Monday, October 27, 2008
Bukan Tentang Menang dan Kalah
apa yang kau perjuangkan?
harga diri dan terus teruji?
atau berhenti
atau menunggu
atau hanya mengerti
atau sama sekali tidak peduli
atau eksekusi
berkejarkejaran dengan waktu
dipermainkan cuaca tak menentu
lawan dan kawan berseteru
lalu aku menunggu
jejak berlalu
(saat itulah aku melaju)
harga diri dan terus teruji?
atau berhenti
atau menunggu
atau hanya mengerti
atau sama sekali tidak peduli
atau eksekusi
berkejarkejaran dengan waktu
dipermainkan cuaca tak menentu
lawan dan kawan berseteru
lalu aku menunggu
jejak berlalu
(saat itulah aku melaju)
Tuesday, October 21, 2008
Cukup Tak Cukup
hati hati saja tak cukup
belajar saja tak cukup
mendengar saja tak cukup
bicara saja tak cukup
mimpi saja tak cukup
berpikir saja tak cukup
berharap saja tak cukup
bertingkah saja tak cukup
mengerti saja tak cukup
paham saja tak cukup
berusaha saja tak cukup
batasnya sudah cukup
belajar saja tak cukup
mendengar saja tak cukup
bicara saja tak cukup
mimpi saja tak cukup
berpikir saja tak cukup
berharap saja tak cukup
bertingkah saja tak cukup
mengerti saja tak cukup
paham saja tak cukup
berusaha saja tak cukup
batasnya sudah cukup
Setelah Ramadhan
maaf lahir dan batin
kita dapat maaf tapi lahir yang tak termaafkan
dan batin terus tergerus kesalahan
Tuhan saja Maha Pemaaf ?
kita dapat maaf tapi lahir yang tak termaafkan
dan batin terus tergerus kesalahan
Tuhan saja Maha Pemaaf ?
Gadis Tukang Sulap
sebetulnya biasa saja
hanya kelebihannya
membuat orang hilang ingatnya
dia sulap hati jadi mimpi
dia sulap hitam jadi putih
dia sulap yang jauh jadi mendekat
dia sulap kata"ya" jadi "tidak"
tapi...
dia tak dapat merubah kesedihannya
hanya kelebihannya
membuat orang hilang ingatnya
dia sulap hati jadi mimpi
dia sulap hitam jadi putih
dia sulap yang jauh jadi mendekat
dia sulap kata"ya" jadi "tidak"
tapi...
dia tak dapat merubah kesedihannya
Monday, October 20, 2008
Kereta Pembawa Bencana
tak semata karena kereta
hanya saja jauh adanya
tak dapat yang berharga
akhirnya pergi begitu saja
tak semata karena kereta
hanya saja hatinya dibaca
lalu ikut terbawa suka
akhirnya pindah rasanya
tak semata karena kereta
tidak ada pun sudah salahnya
tak bicara tak dikata
diputuskan sendiri arahnya
ada yang tertinggal di stasiun
meski terlanjur terbangun
dan runtuh dengan tanda tanya
hanya saja jauh adanya
tak dapat yang berharga
akhirnya pergi begitu saja
tak semata karena kereta
hanya saja hatinya dibaca
lalu ikut terbawa suka
akhirnya pindah rasanya
tak semata karena kereta
tidak ada pun sudah salahnya
tak bicara tak dikata
diputuskan sendiri arahnya
ada yang tertinggal di stasiun
meski terlanjur terbangun
dan runtuh dengan tanda tanya
Sunday, October 19, 2008
apologia
tetap berjalan....
tetap berlalu
hanya saja
harus ada yang jelas
dan kini jelas...
dan kini ada dalam genggam
kebenaran itu
harus terselesaikan
terbaiki
waktu demi waktu
tetap berlalu
hanya saja
harus ada yang jelas
dan kini jelas...
dan kini ada dalam genggam
kebenaran itu
harus terselesaikan
terbaiki
waktu demi waktu
Saturday, September 20, 2008
Wednesday, August 06, 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)