sesukamu sajalah
takkan ada masalah
karena aku kalah
mereka bilang aku tak kalah
mereka bilang aku benar mengalah
tapi dia ingin aku kalah
tapi dia tak pernah salah
tak pernah merasa bersalah
dan telah berubah
kebutuhan berubah
silahkan mencaci
silahkan memaki
kata itu tak henti
dipikirnya sendiri
sedang aku...
orang kalah biasa yang tak keliru
dan berhasil berseteru
melewati jalan buntu
tapi tetap saja dianggap keliru
Thursday, November 20, 2008
MATH-mati
hanya ada sikap matematic benar dan salah bertambah berkurang merugikan tak cukup dilempar lalu dibunuh dienyahkan diluluhlantakkan ditiup bagai debu lalu terbang terkubur menyatu dengan tanah basah imajinasi dieksekusi harihari menjadi pagi pagimu bukan pagiku karena aku malam senja rumahku jangan acuh karena keliru menjebak terjebak begitu rumit menjelma fisika lalu kimia menjalar dalam tubuh acuh pada yang jauh bagaimanapun aku akan mati keluar dari segala mimpi menepi di pesisir bagian akhir mengalir tak akan cukup dan kau menjadi kadangkadang lari hindari isi yang mengisi itu aku yang mengaku aku lalu dia mencampuri hitungan mundur aku melaju melawan arah dan kau senang
keja-tuhan
adakah yang akan kutunjukkan?
sedang hanya kosong
adakah yang akan kujelaskan?
sedang hanya kosong
adakah yang akan kubukakan?
sedang hanya kosong
dibohongi seperti angin
berlalu dengan dingin
dihapusnya kemarin
yang dekat yang menang
tapi dia bukan tuhan
bukan keduanya
dan aku hanya meredam, kata menjatuhkan
dan aku hanya meredam, sikap menjatuhkan
sedang hanya kosong
adakah yang akan kujelaskan?
sedang hanya kosong
adakah yang akan kubukakan?
sedang hanya kosong
dibohongi seperti angin
berlalu dengan dingin
dihapusnya kemarin
yang dekat yang menang
tapi dia bukan tuhan
bukan keduanya
dan aku hanya meredam, kata menjatuhkan
dan aku hanya meredam, sikap menjatuhkan
Monday, October 27, 2008
Bukan Tentang Menang dan Kalah
apa yang kau perjuangkan?
harga diri dan terus teruji?
atau berhenti
atau menunggu
atau hanya mengerti
atau sama sekali tidak peduli
atau eksekusi
berkejarkejaran dengan waktu
dipermainkan cuaca tak menentu
lawan dan kawan berseteru
lalu aku menunggu
jejak berlalu
(saat itulah aku melaju)
harga diri dan terus teruji?
atau berhenti
atau menunggu
atau hanya mengerti
atau sama sekali tidak peduli
atau eksekusi
berkejarkejaran dengan waktu
dipermainkan cuaca tak menentu
lawan dan kawan berseteru
lalu aku menunggu
jejak berlalu
(saat itulah aku melaju)
Tuesday, October 21, 2008
Cukup Tak Cukup
hati hati saja tak cukup
belajar saja tak cukup
mendengar saja tak cukup
bicara saja tak cukup
mimpi saja tak cukup
berpikir saja tak cukup
berharap saja tak cukup
bertingkah saja tak cukup
mengerti saja tak cukup
paham saja tak cukup
berusaha saja tak cukup
batasnya sudah cukup
belajar saja tak cukup
mendengar saja tak cukup
bicara saja tak cukup
mimpi saja tak cukup
berpikir saja tak cukup
berharap saja tak cukup
bertingkah saja tak cukup
mengerti saja tak cukup
paham saja tak cukup
berusaha saja tak cukup
batasnya sudah cukup
Setelah Ramadhan
maaf lahir dan batin
kita dapat maaf tapi lahir yang tak termaafkan
dan batin terus tergerus kesalahan
Tuhan saja Maha Pemaaf ?
kita dapat maaf tapi lahir yang tak termaafkan
dan batin terus tergerus kesalahan
Tuhan saja Maha Pemaaf ?
Gadis Tukang Sulap
sebetulnya biasa saja
hanya kelebihannya
membuat orang hilang ingatnya
dia sulap hati jadi mimpi
dia sulap hitam jadi putih
dia sulap yang jauh jadi mendekat
dia sulap kata"ya" jadi "tidak"
tapi...
dia tak dapat merubah kesedihannya
hanya kelebihannya
membuat orang hilang ingatnya
dia sulap hati jadi mimpi
dia sulap hitam jadi putih
dia sulap yang jauh jadi mendekat
dia sulap kata"ya" jadi "tidak"
tapi...
dia tak dapat merubah kesedihannya
Monday, October 20, 2008
Kereta Pembawa Bencana
tak semata karena kereta
hanya saja jauh adanya
tak dapat yang berharga
akhirnya pergi begitu saja
tak semata karena kereta
hanya saja hatinya dibaca
lalu ikut terbawa suka
akhirnya pindah rasanya
tak semata karena kereta
tidak ada pun sudah salahnya
tak bicara tak dikata
diputuskan sendiri arahnya
ada yang tertinggal di stasiun
meski terlanjur terbangun
dan runtuh dengan tanda tanya
hanya saja jauh adanya
tak dapat yang berharga
akhirnya pergi begitu saja
tak semata karena kereta
hanya saja hatinya dibaca
lalu ikut terbawa suka
akhirnya pindah rasanya
tak semata karena kereta
tidak ada pun sudah salahnya
tak bicara tak dikata
diputuskan sendiri arahnya
ada yang tertinggal di stasiun
meski terlanjur terbangun
dan runtuh dengan tanda tanya
Sunday, October 19, 2008
apologia
tetap berjalan....
tetap berlalu
hanya saja
harus ada yang jelas
dan kini jelas...
dan kini ada dalam genggam
kebenaran itu
harus terselesaikan
terbaiki
waktu demi waktu
tetap berlalu
hanya saja
harus ada yang jelas
dan kini jelas...
dan kini ada dalam genggam
kebenaran itu
harus terselesaikan
terbaiki
waktu demi waktu
Saturday, September 20, 2008
Wednesday, August 06, 2008
Tuesday, July 29, 2008
tendangan dengan alasan!
anak kecil kemarin sore memukul mukul meja
mengira itu irama
tak tahu waktunya
tak tahu tempatnya
sedang yang lain menganggap biasa
ada yang terganggu ulahnya
anak kecil ditempeleng
baru tahu rasa
mengira itu irama
tak tahu waktunya
tak tahu tempatnya
sedang yang lain menganggap biasa
ada yang terganggu ulahnya
anak kecil ditempeleng
baru tahu rasa
Monday, June 30, 2008
PULANG YANG ABSURD
.
aku kehilangan pikiran tentang "ada", dimana terselip tiap rongganya luka, tak dapat kulihat dengan seksama, tak ada saksi, hanya ambisi untuk berhenti, di pagi ini, ingin kusudahi, ingin kututup segala transaksi tentang isi yang sehari hari menghantui, kusebut ini BENCI, benci tentang kemari, benci tentang sesuatu yang bergerak menuju padaku,dan tak pernah kusuka, aku tidak sengaja! tidak pernah terbayangkan sebelumnya, tak pernah kumeminta, hanya sinisme belaka, berkelanjutan, berurutan, berarak-arakan, bergumul, berkumpul, bersaing, yang akhirnya....salah satu harus kalah juga, kutantang kau lain kali! kuseberangi kau! bukan saat ini...tapi nanti...setelah aku pulang.
sementara itu...pakailah dulu kemenanganku, pamerkan kepada lainnya, habiskan....karena bagian untukku akan menjadi lebih banyak.
Tuesday, June 24, 2008
sudah menyerah kalah tapi tetap dihabisi.....
.
habisi aku
selagi aku terhabisi
lukai aku
selagi aku terlukai
lampaui aku
selagi aku terlampaui
siksa aku
selagi aku tersiksa
koyak aku
selagi aku terkoyak
kubur aku
selagi aku terkubur
ada yang harus berada di tempat dan menjadi seperti itu
dan itu adalah aku
habisi aku
selagi aku terhabisi
lukai aku
selagi aku terlukai
lampaui aku
selagi aku terlampaui
siksa aku
selagi aku tersiksa
koyak aku
selagi aku terkoyak
kubur aku
selagi aku terkubur
ada yang harus berada di tempat dan menjadi seperti itu
dan itu adalah aku
Saturday, June 14, 2008
Em + C 2X
.
ada asap
mengepul
ternyata berkumpul
diatas kepalaku
tak menguap
ada asap mengepul diatas kepalaku
menggumpal
masuk menyumpal telingaku
ini buatku pilu
ada asap
mengepul
diatasku
menjelma benda tumpul
jatuh ...
lalu berkumpul
denganku yang sedang sendiri
di ruang gelap
lalu berkumpul
dengan mereka yang sedang mengisi
kita samasama mengisi
setiap waktu
dengan benar dan keliru
ada jawaban
ada pertanyaan
di ruang gelap
ruh
ada asap yang mengisi
ada yang melayang perlahan turun mengisi
menegasi
ada dan tiada harus terisi
hanya mencari
bagaimana caranya agar terisi
bukan soal siapa
hanya asap
tak percuma
ada asap
biar untuk sementara
ada asap
mengepul
ternyata berkumpul
diatas kepalaku
tak menguap
ada asap mengepul diatas kepalaku
menggumpal
masuk menyumpal telingaku
ini buatku pilu
ada asap
mengepul
diatasku
menjelma benda tumpul
jatuh ...
lalu berkumpul
denganku yang sedang sendiri
di ruang gelap
lalu berkumpul
dengan mereka yang sedang mengisi
kita samasama mengisi
setiap waktu
dengan benar dan keliru
ada jawaban
ada pertanyaan
di ruang gelap
ruh
ada asap yang mengisi
ada yang melayang perlahan turun mengisi
menegasi
ada dan tiada harus terisi
hanya mencari
bagaimana caranya agar terisi
bukan soal siapa
hanya asap
tak percuma
ada asap
biar untuk sementara
Tuesday, May 20, 2008
Friday, May 09, 2008
SIKLUS (2)
hampa
seolah kembali ke masa dimana tak ada nyala
dan mengenang lagi
sanubari digerogoti
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
...............................................................................!
seolah kembali ke masa dimana tak ada nyala
dan mengenang lagi
sanubari digerogoti
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
................................................................................
...............................................................................!
Tuesday, April 22, 2008
ASASI
aku hanya ingin membakar
dan setelahnya abu itu ku sebar
kesegala penjuru
tiap pintu, seribu
aku hanya ingin meniup
dan setelahnya aku turut terbang
kesegala arah mata angin
menjadi dingin
aku hanya ingin mendaki
dan setelahnya kuturuni jalan ini
hilang dibalik bukit
sedikit demi sedikit
aku hanya ingin menanam
dan setelahnya kubiarkan alam menentu
benihku hidup atau mati
tanpa dendam
aku hanya ingin menikmati
tak bolehkah?
dan setelahnya abu itu ku sebar
kesegala penjuru
tiap pintu, seribu
aku hanya ingin meniup
dan setelahnya aku turut terbang
kesegala arah mata angin
menjadi dingin
aku hanya ingin mendaki
dan setelahnya kuturuni jalan ini
hilang dibalik bukit
sedikit demi sedikit
aku hanya ingin menanam
dan setelahnya kubiarkan alam menentu
benihku hidup atau mati
tanpa dendam
aku hanya ingin menikmati
tak bolehkah?
Subscribe to:
Posts (Atom)